Toko Milik Lansia di Banyuwangi Disatroni Maling, Uang dan Ponsel Raib
News DeltaPawan – Toko Milik Lansia Sebuah peristiwa pencurian terjadi di sebuah toko kelontong milik seorang lansia di kawasan Banyuwangi, Jawa Timur. Toko yang terletak di Desa Kalipuro ini disatroni maling yang berhasil membawa kabur uang tunai dan beberapa unit ponsel milik pemilik toko. Kejadian yang terjadi pada malam hari itu mengejutkan warga sekitar, mengingat pemilik toko adalah seorang lansia yang tinggal sendiri.
Peristiwa Pencurian yang Mengejutkan
Menurut keterangan Kapolsek Kalipuro, Kompol Joko Santoso, kejadian ini terjadi pada malam hari sekitar pukul 23.30 WIB. Pelaku yang belum diketahui identitasnya, diduga masuk ke toko dengan memanjat pagar belakang dan merusak pintu samping toko. Toko yang biasanya sepi pada malam hari, tanpa penjaga tersebut, menjadi sasaran empuk bagi pelaku untuk melakukan aksi pencurian.
“Setelah berhasil memasuki toko, pelaku langsung menuju meja kasir dan mengambil uang tunai yang ada di dalam laci, serta beberapa ponsel yang dijual oleh pemilik toko. Diperkirakan kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp 7 juta,” jelas Kompol Joko dalam konferensi persnya, Kamis (16/2).
Baca Juga: Benda Asing 500 Kg Jatuh di Malaysia Diduga dari Luar Angkasa
Pemilik Toko: Lansia yang Menjadi Korban
Pemilik toko, Sukiyem (65), mengaku saat kejadian dirinya sedang tertidur di rumah yang berada di lantai dua toko. Sukiyem yang tinggal sendirian setelah suaminya meninggal beberapa tahun lalu, tidak menyangka bahwa malam itu ia akan menjadi korban pencurian.
“Saya sedang tidur di kamar, tiba-tiba terbangun karena mendengar suara aneh dari bawah. Tapi saya terlalu lelah dan tertidur kembali. Baru pagi harinya, saya baru sadar toko sudah berantakan dan beberapa barang hilang,” tutur Sukiyem dengan suara gemetar, saat ditemui di rumahnya.
Ia menyadari kehilangan sejumlah uang tunai dan beberapa unit ponsel yang berada di rak depan toko. Namun, ia tidak bisa berbuat banyak karena kondisi tubuhnya yang sudah lemah dan keterbatasan fisik.
Tindak Pencurian yang Terorganisir
Polisi menduga bahwa aksi pencurian ini tidak dilakukan oleh pelaku tunggal, mengingat lokasi toko yang terletak agak jauh dari keramaian dan tidak ada saksi yang melihat langsung. Namun, petugas mencurigai bahwa pelaku sudah mengamati toko tersebut dalam waktu yang cukup lama sebelum akhirnya melakukan aksinya.
“Pelaku tampaknya sudah tahu bahwa toko ini tidak memiliki penjaga pada malam hari, dan target yang dipilih adalah barang-barang yang mudah dibawa seperti uang dan ponsel. Kami akan segera melacak rekaman CCTV dari toko-toko sekitar dan mencari saksi yang mungkin melihat gerak-gerik pelaku sebelum kejadian,” ungkap Kompol Joko.
Upaya Polisi untuk Menangkap Pelaku
Petugas Polsek Kalipuro sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk sidik jari dan jejak kaki yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Meskipun hingga saat ini belum ada tersangka yang berhasil ditangkap, polisi berjanji akan terus melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelaku.
Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Polres Banyuwangi untuk memperluas pencarian dan memeriksa rekaman CCTV dari beberapa toko yang ada di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat atau mendengar informasi yang dapat mengarah pada penangkapan pelaku.
“Kami akan terus berupaya secepat mungkin untuk menangkap pelaku dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya bagi para lansia yang tinggal sendirian di rumah atau menjalankan usaha,” tambah Kompol Joko.
Tindak Lanjut dan Antisipasi di Masa Depan
Kasus ini menyoroti pentingnya peningkatan keamanan bagi warga, terutama bagi lansia yang tinggal sendiri. Pihak kepolisian telah mengimbau agar warga setempat lebih waspada dan meningkatkan sistem keamanan di rumah maupun toko mereka, terutama dengan memasang CCTV dan sistem pengaman lainnya. Polisi juga mendorong masyarakat untuk saling menjaga dan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan.
Sukiyem sendiri mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian yang menimpanya dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di kawasan tersebut. “Semoga pelaku cepat tertangkap, dan saya bisa kembali merasa aman. Ini adalah pengalaman yang sangat mengejutkan bagi saya,” ujar Sukiyem, yang tampak terlihat cemas dan khawatir akan kejadian serupa.















